Ulil Amri Syafri mengutip pendapat Nashiruddin Abdullah yang menyatakan bahwa :
Secara garis besar dikenal dua jenis akhlak; yaitu akhlaq al karimah (akhlak terpuji), akhlak yang baik dan benar menurut syariat Islam, dan akhlaq al mazmumah (akhlak tercela), akhlak yang tidak baik dan tidak benar menurut syariat Islam. Akhlak yang baik dilahirkan oleh sifat-sifat yang baik pula, demikian sebaliknya akhlak yang buruk terlahir dari sifat yang buruk. Sedangkan yang dimaksud dengan akhlaq al mazmumah adalah perbuatan atau perkataan yang mungkar, serta sikap dan perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat Allah, baik itu perintah maupun laranganNya, dan tidak sesuai dengan akal dan fitrah yang sehat.
Contoh akhlak terpuji:
- Tawakal kepada Allah
- Berdo’a kepada Allah
- Menerima apa adanya pemberian dari Allah (Qana'ah)
- Sabar dengan ketentuan Allah
- Berkata benar
- Bersangka baik (Husnuzon)
- Tidak meremehkan orang lain
- Rendah Hati
- Murtad
- Musyrik
- Munafik
- Takabbur
- Iri hati atau dengki
- Kikir
- Berbuat aniaya
- Pembentukan Karakter yang Kuat: Akhlak yang baik berperan dalam pembentukan karakter yang kuat dan integritas. Individu dengan karakter yang kuat lebih mampu menghadapi tantangan hidup dan bertahan dalam situasi yang sulit tanpa mengkompromikan nilai-nilai mereka.
- Pengambilan Keputusan yang Bijak: Akhlak yang baik membantu individu dalam mengambil keputusan yang bijak dan adil. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral, seseorang dapat mempertimbangkan kepentingan orang lain dan dampak dari keputusan yang diambil.
- Kehidupan Keluarga yang Harmonis: Dalam keluarga, akhlak yang baik seperti kasih sayang, pengertian, dan kesetiaan membantu membangun hubungan yang kuat dan penuh cinta. Keluarga yang anggotanya saling menghormati dan mendukung akan lebih harmonis dan bahagia.
- Peningkatan Kepedulian Sosial: Akhlak yang baik mendorong kepedulian sosial dan empati terhadap orang lain, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Ini meningkatkan semangat gotong royong dan solidaritas dalam masyarakat.
- Lingkungan Kerja yang Positif: Di tempat kerja, akhlak yang baik seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama, menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan menyenangkan. Karyawan yang berakhlak baik lebih disukai dan dihargai oleh rekan kerja dan atasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar